Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanam Kentang, Alternatif Karbohidrat Pengganti Nasi

Cara Menanam Kentang
Cara Menanam Kentang

Kentang bisa dijadikan sumber karbohidrat pengganti nasi, oleh karena itu pengetahuan mengenai cara menanam kentang dengan baik dan benar bisa sangat bermanfaat untuk sobat. 

Tidak hanya dijadikan sumber pangan, menanam kentang di rumah juga bisa sobat jadikan sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang.

Cara menanam kentang yang tepat bisa membuahkan hasil berkualitas baik juga. Hasilnya nanti bisa sobat gunakan untuk berbagai macam olahan, seperti kroket, kentang rebus, kentang goreng, dan masih banyak macam olahan lainnya.

Umbi kentang memiliki kandungan vitamin, mineral, dan serat. Hal tersebut sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh sobat. Bahkan kandungan serat pada umbi kentang lebih tinggi dari nasi yaitu sebanyak 5 sampai 8 kali lebih banyak.

Selain itu kalori yang terdapat dalam umbi kentang juga lebih sedikit dibandingkan nasi. Oleh karena itu sumber karbohidrat ini sering dijadikan alternatif pengganti nasi untuk orang yang sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan mereka.

Cara Menanam Kentang Dengan Baik Dan Benar

Cara menanam kentang bisa sobat lakukan dengan mudah dirumah. Bahkan sobat bisa melakukan budidaya tanaman kentang dengan hanya menggunakan polybag saja. 

Menanam kentang dalam polibag bisa menjadi pilihan untuk sobat yang tidak memiliki lahan luas di rumah.

Penggunaan polybag pada cara menanam kentang juga bisa memudahkan sobat dalam melakukan perawatan tanaman kentang. 

Karena polybag berukuran tidak terlalu besar, sobat bisa lebih mudah ketika melakukan perawatan seperti menyiram, memberi pupuk, sampai dengan memanennya nanti.

Berikut ini langkah-langkah cara menanam kentang dengan benar baik kentang di polybag, maupun tanaman kentang dalam pot, maupun langsung dikebun atau pekarangan rumah sobat.

1. Tunggu bibit kentang sampai bertunas

Langkah-langkah menanam kentang yang pertama adalah dengan menanam kentang dari umbi yang telah mengeluarkan tunas. 

Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses menanam kentang dan juga untuk mengetahui kentang yang berkualitas buruk karena tidak mengeluarkan tunas.

Cara membuat bibit kentang dari tunas sangat mudah, cukup dengan menyimpan umbi di dalam meja dapur atau pada sudut dapur mana saja, yang terpenting tempatnya lembab namun dengan tetap terkena sinar matahari. Biarkan selama kurang lebih 7 sampai 10 hari untuk menunggu umbi kentang bertunas dengan sendirinya.

2. Potong menjadi bagian kecil

Cara menanam kentang yang sudah bertunas yaitu potong kecil-kecil sesuai dengan mata tunas yang tumbuh. Hal ini menjadi langkah kedua dalam panduan cara menanam kentang yang baik dan benar.

Pemotongan bibit menjadi bagian yang lebih kecil bertujuan untuk memaksimalkan proses pertumbuhan tunas menjadi tanaman seutuhnya. Kemudian tunas yang sudah dipotong tersebut ditanam dalam satu lubang untuk setiap tunasnya.

Jika tidak dipotong dan ditanam langsung dengan bentuk umbi di dalam satu lubang, dikhawatirkan nantinya akan tumbuh beberapa tangkai utama yang saling berhimpitan. Sehingga pertumbuhan tanaman menjadi tidak maksimal.

3. Diamkan selama 3-5 hari

Setelah itu, diamkan dulu bibit kentang selama kurang lebih 3 sampai 5 hari. Tujuan dari melakukan hal ini yaitu agar penampang bekas irisan bisa tertutup, sehingga nantinya tidak akan mudah membusuk.

Sobat bisa mendiamkannya kembali di meja dapur, atau menjemurnya di bawah sinar matahari. Jika penampang irisan sudah kering, tidak lagi mengeluarkan air, dan berubah warna menjadi kecokelatan, maka sudah siap untuk ditanam.

4. Cara menanam bibit kentang

Langkah berikutnya adalah proses penanaman kentang itu sendiri. Gali tanah paling tidak sampai sedalam 8 – 10 cm, jika menanamnya pada tanah kebun atau pekarangan buat jarak antar lubang sekitar 20 cm setiap lubangnya.

Sedangkan jika menanam kentang di polybag atau menanam kentang di pot, tanam bibit sebanyak paling tidak 2 irisan dalam satu polybag. 

Dengan begitu perkembangan bibit bisa maksimal dan tidak saling berdesakan. Jangan lupa untuk rajin menyiraminya setiap hari.

5. Pemberian pupuk

Dalam beberapa hari setelah penanaman tunas akan tumbuh. Kemudian untuk memaksimalkan pertumbuhan dari tanaman, tambahkan pupuk, baik pupuk urea maupun kompos.

Pemberian pupuk pada tanaman berfungsi layaknya suplemen atau vitamin tambahan untuk membuat tumbuhan lebih sehat, segar, dan juga bisa berbuah lebat.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menanam kentang secara benar supaya hasil panen bisa berkualitas baik dan melimpah.

6.  Masa panen

Setelah dua minggu tanaman berbunga, kentang sudah bisa dipanen. Untuk sobat yang menggunakan polybag tinggal merobeknya saja ketika melakukan proses panen. Setelah itu, umbi ini bisa sobat olah untuk dijadikan berbagai macam olahan.

Melihat berbagai manfaat yang dimiliki umbi kentang untuk kesehatan jika dikonsumsi dan diolah secara tepat. Pengetahuan cara menanam kentang sangat penting sobat miliki serta digunakan untuk menanamnya sendiri di rumah.

Posting Komentar untuk " Cara Menanam Kentang, Alternatif Karbohidrat Pengganti Nasi"