Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Serangga Yang Berperan Sebagai Hama Dan Cara Serangga Merusak Tanaman

Jenis serangga

Jenis serangga merupakan salah satu anggota ekosistem yang ada dialam dan merupakan salah satu ciri keanegaraman hayati yang ada diindonesia. Kehadiran serangga memilki banyak macam manfaat diantaranya sebagai penyerbuk pada tanaman, musuh alami, parisit dan dapat juga digunakan dalam bidang industri.

Namun selain memiliki kegunaan, keberadaan serangga juga dapat menimbulkan kerugian terutama bagi para petani karena ada beberapa jenis serangga yang berperan sebagai hama. Kerusakan tanaman yang diakibatkan oleh serangga ini bervariasi tergantung dari jenis serangga itu sendiri.

Kerusakan pada tanaman akan timbul jika serangga melakukan aktivitas pada inangnya (host). ada beberapa aktivitas yang sering dilakukan serangga pada tanaman yang dijadikan inangnya ,aktivitas tersebut berupa :

  • Tanaman dijadikan sebagai sumber makanan 

  • Tanaman dijadikan sebagai tempat berlindung bagi serangga dan

  • Tanaman dijadikan sebagai tempat meletakan telur dan berkembang biak

Dengan alasan tersebut serangga lebih leluasa merusak tanaman, tidak sedikit tanaman yang diusahakan petani menjadi rusak karena ulah serangga. Bila serangan hebat terkadang tanaman hanya meninggalkan tulang daun saja .

Jenis-jenis Serangga Berdasarkan Bagian Tanaman Yang Dirusaknya

Pada kenyataan dilapangan, kerusakan yang tinggi disebabkan oleh serangga menjadikan tanaman sebagai makanannya. Berikut ini beberapa contoh kerusakan pada bagian tanaman yang dilakukan oleh beberapa jenis serangga .

1. Kerusakan pada kuncup,tunas dan daun

Berikut contoh jenis-jenis serangga yang melakukan kerusakan pada tanaman mulai dari kuncup, tunas maupun daun tanaman.

  • Plutella Xylostela (penggorok daun kubis), Serangga ini banyak ditemui pada areal pertanaman kubis, karena sering melakukan kerusakan pada tanaman kubis maka disebut juga ulat daun kubis, serangga ini berasal dari ordo atau bangsa lepidoptera . Ngengat dari serangga lepidoptera tidak dapat melakukan kerusakan pada tanaman namun larva yang baru menetas itulah yang melakukan kerusakan dengan cara menggorok daun tanaman.

  • Spodoptera SP termasuk kedalam keluar noctuidae, ada dua jenis serangga yang berasal dari keluarga ini yaitu spodoptera exigua dan spodoptera litura. Larva dari hama spodoptera exigua banyak ditemui sebagai penyebab kerusakan pada tanaman bawang merah. Sedangkan spodoptera litura  atau lebih dikenal dengan nama umum ulat grayak banyak ditemukan menyerang tanaman jagung dan kacang kacangan seperti kedelai.

  • Valanga SP (Belalang Kayu) Belalang kayu termasuk kedalam ordo atau bangsa orthoptera ,belalang kayu jantan mempunyai panjang tubuh sekitar 55 mm sedangkan untuk betina dapat mencapai 75 mm. Hama ini memakan bagian daun tanaman baik tunas ,pucuk dan daun tanaman terutama jagung ,kedelai dan sayur sayuran.

  • Epilachna SP termasuk kedalam keluarga coleoptera atau kumbang yang memiliki kulit keras. Hama ini melakukan kerusakan dengan cara memakan daun tanaman. Hama ini juga sering ditemui dilapangan merusak daun tanaman kentang, kedelai maupun jagung.


2. Kerusakan Pada Batang ,Cabang Dan Ranting

Kegemaran serangga melakukan serangan berbeda antar jenis satu dengan lainnya. Ada beberapa jenis  serangga yang hanya makan pada daerah batang tanaman baik pada pangkal maupun pada ujungnya. Salah satu contoh dari ordo lepidoptera adalah penggerek batang padi putih scirpophaga innotata .

Akibat dari serangan jenis serangga ini berbeda disetiap fase pertumbuhan tanaman. Jika terjadi pada fase vegetatif disebut sundep ,serangan ini yang menyebabkan tanaman padi kering dan mati karena batang atau titik tumbuhnya telah dimakan oleh larva hama ini.

Sementara bila terjadi pada fase generatif disebut beluk, gejala serangan ini ditandai dengan gabah terlihat berwarna putih dan hampa karena cairan pada gabah telah dihisap oleh hama penggerek batang padi putih.

Zeuzera.SP merusak  tanaman dengan cara menggerek cabang tanaman kakao yang dapat menyebabkan matinya cabang dan ranting. Beberapa famili dari ordo coleoptera yang dikenal sebagai penggerek cabang dan ranting adalah cerambicidae dan buprestidae. Serangga tersebut memakan batang ,cabang dan ranting sehingga mudah patah yang menyebabkan tanaman dapat rebah dan mati.

3. Kerusakan Pada Akar

Tidak banyak kasus kerusakan pada akar tanaman yang diakibatkan serangga hama. Namun yang terkenal adalah jenis serangga orong orong grillotapa.sp (orthoptera) yang memakan akar tanaman sehingga tanaman menjadi layu.

Baca juga: jenis hama cabe dan cara mengatasinya dengan mudah

Kumbang Scarabidae memakan akar tanaman dan apabila pada saat tanaman besar yaitu tanaman dalam keadaan stres air akan menyebabkan kekeringan dan kehilangan daun. Serangga yang memakan akar tanaman dapat menyebabkan luka pada akar dan memungkinkan untuk masuknya patogen.

4. Kerusakan Pada Bunga Dan Buah

Kerusakan pada bunga kebanyakan disebabkan oleh jenis serangga kutu kutuan (scale insect), homoptera dan tryps (tysanoptera) yang menyebabkan gejala belang belang (mottled). Penyebab gugurnya bunga adalah dari ordo hemiptera (kepik) misalnya gugurnya bunga kelapa oleh serangga thirataaha sp.

Kerusakan pada buah akibat serangga hama dapat berupa buah-buah menjadi layu, busuk, kering dan gugur. Contoh C.cramerellla pada buah kakao, dacus.Sp pada semangka ,nenas,mangga,jambu, Heliothis.SP pada tomat, terong dan solonaceae lainnya.

Buah yang terserang terdapat lubang bekas gerekan serangga dan meninggalkan kotoran pada permukaan dan disekitar lubang. Kebanyakan serangga meletakan telurnya dalam jaringan buah sehingga pada buah bagian dalam terutama pada jaringan tersebut menjadi rusak dan apabila telur menetas menjadi larva akan memakan jaringan buah.

5. Kerusakan Pada Biji

Jenis serangga yang merusak biji bijian kebanyakan dari ordo coleoptera sering disebut sebagai hama gudang walaupun hama ini dapat menyerang pertanaman. Serangga yang menyerang biji-bijian untuk memakan kulit biji, endosperm dan daging biji.

Cara menyerangnya ada yang dari dalam biji sejak telur hingga dewasa dan ada juga yang menyerang dari luar biji. Kerusakan pada biji-bijian dapat berupa adanya geretan, biji rusak dan tidak berisi sehingga kualitas dan kuantitas menurun.

Contoh Silopilus.SP (coleoptera) menyerang beras, gandum dan jagung. Rhizoperta dominica (coleoptera) Menyerang kopra, Sitotroga Cerealella (lepidoptera) menyerang gabah, Callosoruchus.SP (coleoptera) menyerang kacang kacangan.

Itulah jenis jenis serangga dan cara merusaknya pada tanaman,dengan mengetahui hal tersebut dapat dijadikan sebagai referensi untuk pengambilan keputusan dalam melaksanakan pengendalian hama dari jenis serangga.